Kota Garam, 11 Februari 2015
#30HariMenulisSuratCinta#Harike-13
Kau datang membawa kabar
Bahagia katamu dan duka kataku
Kau kembali
Diseberang jalan
Melambaikan tangan " Selamat datang "
*Kita berjumpa kembali*
Di situ aku bersama seorang pria (penggantimu)
Kucintai ia seperti aku mencintaimu, dulu
Sebongkah kekecewaan tampak di ranum matamu
Tapi apa mau di kata " Nasi sudah menjadi bubur "
Maka, mau tak mau makanlah bubur itu, tuan.
Setidaknya agar kau tak lapar
Tapi katamu, tak apa ragamu dimilikinya
Hatimu tetap untuk ku
Aku akan menunggumu
Meski penantian itu berhujung menyakitkan
Lelaplah di pangkuanku
Mimpimu menggapai bintang mungkin tak dapat terlaksana
Tapi yakinlah mimpimu akan indah
Bersama seseorang yang juga memperjuangkan mendapatkan bintang
Ini surat dariku, perempuan yang telah kau abaikan.
#30HariMenulisSuratCinta#Harike-13
Kau datang membawa kabar
Bahagia katamu dan duka kataku
Kau kembali
Diseberang jalan
Melambaikan tangan " Selamat datang "
*Kita berjumpa kembali*
Di situ aku bersama seorang pria (penggantimu)
Kucintai ia seperti aku mencintaimu, dulu
Sebongkah kekecewaan tampak di ranum matamu
Tapi apa mau di kata " Nasi sudah menjadi bubur "
Maka, mau tak mau makanlah bubur itu, tuan.
Setidaknya agar kau tak lapar
Tapi katamu, tak apa ragamu dimilikinya
Hatimu tetap untuk ku
Aku akan menunggumu
Meski penantian itu berhujung menyakitkan
Lelaplah di pangkuanku
Mimpimu menggapai bintang mungkin tak dapat terlaksana
Tapi yakinlah mimpimu akan indah
Bersama seseorang yang juga memperjuangkan mendapatkan bintang
Ini surat dariku, perempuan yang telah kau abaikan.
Sedikit menghilangkan penat dengan tumpukan aksara yang tersusun rapi dalam suratmu :)
BalasHapus