Jumat, 17 April 2015

Ini untuk ku

Untuk senyum indahmu, untuk pemilik debar rindu yang tak menentu , untuk pemilik ndusel yang khas.
Aku tak ingin selalu mengucapkan kamu cantik.
Jika aku ingin, mungkin semua orang akan hingga bosan untuk mendengarnya.
Aku yakin, aku tak akan pernah bisa menuliskan surat secantik atau sebaik kamu.
Aku yakin, tak akan ada media yang sanggup mewakili rasa kagum dan cintaku untukmu.
Sayang, jika ada yang beraggapan bahwa bidadari itu lebih cantik, aku yakin bahwa mereka tak mengenalmu dengan baik.
Dan ini serius. Aku tak lagi sedang merayumu.
Aku ingin mengatakan hal ini; Cinta tak mengajarimu untuk lemah.
Cinta tak akan mengajarimu untuk menghinakan diri.
Aku akan senantiasa menjauhkanmu dari hal-hal itu.
Aku, mencintaimu. Ingatlah, Aku tak akan pernah mengatakan itu secara lisan hingga nanti saat kita terbangun bersama ketika pagi menjelang.
Akan kutantang matahari!
Akan ku buktikan, mana yang lebih sangat menghangatkan jiwamu.
Matahari atau aku.


Dari laki-laki mu

Fa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar