Dadamu adalah kota dengan langit paling biru, langit yang menaungiku dari segala cemas, takut dan sakit.
Disini disudut kirinya, kita membangun sebuah rumah.
Empat tiangnya yang kokoh adalah janji-janji yang diabadikan musim.
Didalamnya matahari terbit tanpa tahu terbenam.
Dua buah boneka kau buat, lucu sekali tawanya
Kau ajarkan mereka tentang kasih sayang, kau bimbing mereka dengan segala pengorbanan
Kau bilang pada mereka " Jangan pernah menangis nak, laki-laki harus kuat tak boleh cengeng, almarhum ibumu yang mengajarkan begitu "
Disini disudut kirinya, kita membangun sebuah rumah.
Empat tiangnya yang kokoh adalah janji-janji yang diabadikan musim.
Didalamnya matahari terbit tanpa tahu terbenam.
Dua buah boneka kau buat, lucu sekali tawanya
Kau ajarkan mereka tentang kasih sayang, kau bimbing mereka dengan segala pengorbanan
Kau bilang pada mereka " Jangan pernah menangis nak, laki-laki harus kuat tak boleh cengeng, almarhum ibumu yang mengajarkan begitu "
Tidak ada komentar:
Posting Komentar