Sabtu, 31 Januari 2015

Perempuan Meja Nomor 29

                                                                                                    Kota Garam, 31 Januari 2015
#30HariMenulisSuratCinta#Harike-2

Sore ini senja tampak ranum dikotaku, seharian hujan deras mengguyurnya.
Ini pukul 17.15 burung-burung mulai pulang kesarangnya, tapi tidak bagi perempuan ini ia malah keluar rumah untuk menikmati senja di teras kota.
 Secangkir coffee ia pesan pada seorang pelayan. 
 " Pesan apa, nona? " Tanya pelayan pada perempuan itu.
 " Coffee, tanpa gula tentunya," Jawabnya Singkat.
 " Ada lagi? " Pelayan itu menawarkan pesanan lagi.
 " Tidak, Terimakasih." Jawabnya kembali.
 " Baik, silahkan tunggu sebentar pesanan segera datang " Pelayan itu menjauh pergi.


Kesedihan itu ibarat kita meminum coffee, bagaimanapun rasa pahitnya tetap kita nikmati.
 


1 komentar: